Katalog






















 
        Cari Berdasarkan Pengarang


 


 
        Buku Baru


Produk Baru Detail
Creative Teaching Methods
Creative Teaching Methods
Rp.120.000,-


        Beritahukan melalui




        Facebook




  
I K L A N
Kerygma-Online.com

Pengumuman
Sehubungan dengan hari raya Idul Fitri, seluruh jasa pengiriman yang bekerja sama dengan PENERBIT GANDUM MAS tidak dapat melakukan pengiriman. Karena itu, seluruh pesanan yang masuk mulai tanggal
04 Juni 2018, baru akan dikirim mulai tanggal 21 Juni 2018.
Terima kasih. Tuhan Yesus memberkati.


      GEREJA » SEJARAH GEREJA » Moesje Alt
MOESJE ALT
[SOFT COVER]


Rp.68.900,-


Deskripsi Produk

Pengarang: Cornelis van der Laan
Ukuran Buku: 15.7 x 24 cm
Isi: 271 hlm.

 

Buku ini berisi kisah-kisah yang sangat menarik dan kaya ilustrasi yang inspiratif tentang kehidupan dan karya tokoh wanita yang dikenal sebagai 'Moesje Alt’ atau 'Zuster Alt'.

Margot Alt (1883-1962) hidup selama lebih dari 50 tahun di Indonesia pada zaman Hindia Belanda. Ia merawat dan mengasuh banyak anak yatim piatu, mendirikan beberapa gereja, menulis buku-buku, puisi-puisi, lagu-lagu rohani dan menyunting majalah Gouden Schoven dan Gandum Mas, juga mendidik sejumlah orang yang di kemudian hari menjadi pemimpin-pemimpin gereja. Sebagai wanita yang menduduki kepemimpinan, ia berjuang melawan penolakan yang didasarkan pada gender. Ini membuat kisahnya menjadi makin luar biasa. Ia juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan teologi Pentakosta.

Perhatian buku ini banyak terfokus pada periode awal sampai tahun 1935, ketika Moesje Alt masih menjadi bagian dari badan atau gereja Pentakosta yang besar (Gereja Pantekosta di Indonesia). Sampai sekarang Moesje Alt tetap diingat sebagai pendiri Gereja Utusan Pantekosta dan sebagai salah satu pelopor di Gereja Sidang Jemaat Allah.

Buku ini didasarkan pada riset yang luas. Di samping banyak terbitan tentang tokoh utama, juga ditemukan surat-surat pribadi dan buku-buku harian pribadi serta orang-orang yang memiliki memori kolektif yang sama pada zamannya. Dengan menggunakan terbitan-terbitan berkala dari kalangan Pentakosta dari periode tersebut, juga koran-koran harian maupun arsip-arsip berisi tulisan-tulisan, buku ini menambah kekayaan informasi terhadap gambaran-gambaran yang ada. Biografinya diletakkan dalam konteks transisi sejarah dari zaman kolonial kepada keadaan pasca-kolonial. Dengan mendokumentasikan kemunculan gerakan Pentakosta di Indonesia, buku ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman yang lebih baik mengenai gerakan penting yang kini memiliki jutaan pengikut.

Cornelis van der Laan adalah pendeta Sidang Jemaat Allah di Negeri Belanda. Ia menjadi Sekretaris Umum denominasi ini (1989-1991); menjabat President of Azusa Theological Seminary (1993-2007); dan profesor untuk studi-studi Pentakosta di Faculty of Theology of the VU University Amsterdam (2002-2012). Buku-buku dan artikel-artikel yang ia tulis atau sunting bersama antara lain: Sectarian Against His Will: Gerrit Roelof Polman and the Birth of Pentecostalism in the Netherlands (1991), Fruitful in this Land: Pluralism, Dialogue and Healing in Migrant Pentecostalism (2006), Studying Global Pentecostalism: Theories and Methods (2010). la merupakan salah satu pendiri dari Glopent: European Research Network on Global Pentecostalism. Pada bulan November 2011, ia menjadi narasumber dalam The Conference of the Communion of Churches in Indonesia (Konferensi Persekutuan Gereja Indonesia) yang diadakan di Denpasar, Bali, membicarakan topik Dialog Gereja-gereja Utama dengan Gerakan/Gereja-Gereja Pentakosta dan Karismatik.

 

DAFTAR ISI

Prakata

1    Pendahuluan
1.1    Sumber-sumber
1.2    Latar Belakang Historis Indonesia
1.3    Misi di Jawa pada Awal Abad 20

2    Latar Belakang
2.1.    Johannes David Alt (1853 -1934)
2.2.    JohannaMargaretha Wigleven (1858-1887)
2.3.    Den Haag seputar 1900

3    Masa Muda di Den Haag (1883 -1903)
3.1.    Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar
3.2.    Sekolah Musik
3.3.    Sekolah Kepandaian Putri
3.4.    Pengasuh Anak
3.5.    Pertumbuhan Rohani

4    Jawa 1903-1910
4.1    Menjadi Pengasuh Anak di Jatinegara
4.2    Menjadi Pelajar - Perawat di Lawang
4.3    Pertobatan
4.4    Gereja Baptis Hari Ketujuh
4.5    Baptisan Air

5.    Pertunangan
5.1    Pacaran
5.2    Kumpulan Puisi
5.3    Buku Harian
5.4    Perpisahan

6    PangungsendiTayu 1910-1914
6.1.    Mariejansz
6.2.    Pangungsen

7.    Gambang Waluh 1914
7.1    Bekas Perkebunan Kopi
7.2    Sebuah Desa Berdiri
7.3    Satu Hari di Gambang Waluh
7.4    Di Perkunjungan Rumah Tangga
7.5    Perubahan-perubahan

8    Peralihan ke Gerakan Pentakosta
8.1.    Awal Gerakan Pentakosta
8.2    Kontak dengan Gerakan Pentakosta
8.3    Yang Kecil Bersama yang Besar

9    Pelayanan di Tingkat Nasional
9.1    Gereja Pantekosta di Indonesia pada Zaman Belanda
9.2    Berangkat dari Gambang Waluh 1929
9.3    Surabaya dan Waru (1929-1932)
9.4    Kediri (1932-1936)

10    Utusan Pantekosta
10.1    Penyebab Perpecahan
10.2    Berdirinya Utusan Pantekosta
10.3    Kontak-kontak dengan yang Lain-lain
10.4    Lawang 1936-1943

11    Tahun-tahun di Kamp Tahanan
11.1    Ancaman Perang
11.2    Perang dan Revolusi 143
11.3    Kamp-kamp Jepang 1943-1945 (Malang, Solo dan Ambarawa)
11.4    Kamp Republik di Tawangsari 1945-1946

12    Surabaya 1946-1951
12.1    Pinksterzending (Gereja Utusan Pantekosta) di Surabaya
12.2    Hubungan-hubungan Politik yang Baru
12.3    Gambang Waluh
12.4    Rekan-rekan Kerja

13    Manokwari 1951-1961
13.1    Manokwari
13.2    Pos Misi
13.3    Menjangkau Orang Papua
13.4    Gerakan Pentakosta dalam Hubungan dengan Gereja-gereja Lain
13.5    Kontak-kontak dengan Indonesia dan Negeri Belanda

14    Kembali ke Negeri Belanda 1961-1962
14.1    Pinksterzending (Gereja Utusan Pantekosta) di Negeri Belanda
14.2    Berpulang
14.3    Reaksi-reaksi
14.4    Kelanjutan Pelayanan di Belanda
14.5    Penerusan Pelayanan di Indonesia

15     Lonceng-lonceng Kemuliaan
15.1    Publikasi di Indonesia Pada Zaman Hindia Belanda
15.2    Publikasi di Negeri Belanda
15.3    Glorieklokken dan JohandeHeer

16     Kehidupan Sebagai Teologi
16.1    Pengaruh-pengaruh Teologis
16.2    Artikel-artikel Iman
16.3    Studi Alkitab Mandiri
16.4    Perjalanan Kristen
16.5    Kelepasan
16.6    Baptisan Air
16.7    Baptisan Roh Kudus
16.8    Pengudusan
16.9     Kesembuhan

17     Hujan Belakangan
17.1    Gereja
17.2    Kedatangan Kristus Kembali
17.3    Peran Wanita

18     Kasih Melebihi Persembahan
18.1    Dua Utusan Iblis
18.2    Tiada Hari Tanpa Sakit
18.3    Ancilla Domini

Lampiran 1: Putus Hubungan dengan PGNI
Lampiran 2: Kerjasama dengan Sidang Jemaat Allah
Bibliografi M. A. Alt

Dapatkan segera MOESJE ALT dengan memesannya melalui email: em@gandummas.com atau melalui WhatsApp: 081330060479
Home    Best Seller    Buku Baru    Tentang Kami    Toko Buku    FAQ    Lowongan    Kontak Kami    Cari Buku